melakukan security testing pada website dari dasar hingga mendalam,
Untuk melakukan security testing pada website dari dasar hingga mendalam, Anda memerlukan:
1. Sistem Operasi
- Kali Linux (rekomendasi utama): Didesain khusus untuk keamanan siber dan pengujian penetrasi.
- Alternatif: Parrot Security OS atau distribusi Linux lain yang dilengkapi dengan alat keamanan.
- Bisa menggunakan Virtual Machine (VM) seperti VirtualBox atau VMware jika tidak ingin mengganti sistem utama.
2. Alat/Aplikasi yang Dibutuhkan
Berikut daftar aplikasi dan tools populer:
- Nmap: Pemindaian jaringan dan port.
- Burp Suite: Pengujian keamanan aplikasi web (intercept, modify, replay).
- OWASP ZAP: Alternatif Burp Suite, lebih ramah pemula.
- Nikto: Web server scanner untuk mendeteksi kerentanan.
- Metasploit: Framework eksploitasi untuk pengujian penetrasi.
- SQLMap: Menguji kerentanan SQL Injection.
- Hydra: Menguji brute force login form.
- Wireshark: Analisis lalu lintas jaringan.
- Gobuster / Dirb: Mencari direktori tersembunyi di server.
- Wpscan: Khusus untuk WordPress.
- John the Ripper: Alat untuk cracking password.
- Nikto: Untuk memeriksa server web.
- SSLScan: Mengevaluasi konfigurasi SSL/TLS.
3. Langkah-langkah Security Testing
Berikut tahapan dasar hingga mendalam:
-
Informasi Dasar (Information Gathering)
- Gunakan WHOIS untuk mengetahui pemilik domain.
- Gunakan Nmap untuk memindai port terbuka dan layanan.
nmap -sV -T4 -O targetwebsite.com - Cek file robots.txt di
https://targetwebsite.com/robots.txt.
-
Scanning Kerentanan
- Gunakan Nikto untuk mendeteksi kelemahan server web.
nikto -h https://targetwebsite.com - Jalankan pemindaian dengan OWASP ZAP atau Burp Suite untuk identifikasi SQL Injection, XSS, dan lain-lain.
- Gunakan Nikto untuk mendeteksi kelemahan server web.
-
Pengujian SQL Injection
- Gunakan SQLMap:
sqlmap -u "http://targetwebsite.com/index.php?id=1" --dbs - Analisis parameter URL untuk celah SQLi.
- Gunakan SQLMap:
-
Pengujian XSS (Cross-Site Scripting)
- Uji input form dengan payload sederhana seperti:
<script>alert('XSS')</script>
- Uji input form dengan payload sederhana seperti:
-
Pengujian Brute Force
- Gunakan Hydra untuk menguji form login.
hydra -l admin -P passwordlist.txt targetwebsite.com http-post-form "/login:username=^USER^&password=^PASS^:Invalid Login"
- Gunakan Hydra untuk menguji form login.
-
Analisis Jaringan
- Dengan Wireshark, cek lalu lintas HTTP dan SSL untuk mencari kelemahan.
-
Pengujian File dan Direktori Tersembunyi
- Gunakan Gobuster atau Dirb:
gobuster dir -u http://targetwebsite.com -w /path/to/wordlist.txt
- Gunakan Gobuster atau Dirb:
-
Pengujian Konfigurasi SSL/TLS
- Gunakan SSLScan:
sslscan targetwebsite.com
- Gunakan SSLScan:
-
Uji Penetrasi Manual
- Coba eksploitasi kerentanan yang ditemukan dengan Metasploit.
-
Documentasi Hasil
- Catat semua temuan, kerentanan, dan langkah eksploitasi.
- Berikan rekomendasi perbaikan (patch, konfigurasi ulang, dll).
Tips Tambahan:
- Jangan tes langsung di server produksi. Gunakan salinan staging atau local environment.
- Belajar panduan OWASP Top 10 untuk memahami kerentanan utama pada aplikasi web.
- Selalu patuhi hukum dan etika dalam melakukan security testing.
